Jasa desain rumah

Jumat, 16 Oktober 2015

PENGUJIAN KEHALUSAN SEMEN PORTLAND

Tujuan :

  • .          Menentukan kehalusan semen Portland dengan menggunakan saringan no.100 dan no.200.
  •       Menjelaskan cara pelaksanaan pengujian kehalusan semen Portland.
  •       Mempergunakan alat pengujian dengan terampil

 Dasar Teori :
           Kehalusan semen Portland adalah merupakan suatu faktor penting yang dapat mempengaruhi kecepatan reaksi antara partikel semen dengan air. Dengan semakin halus butiran semen Portland, maka reaksi hidrasi semen akan semakin cepat, karena hidrasi dimulai dari permukaan butir.  Semen merupakan bahan pengikat yang berfungsi untuk mengikat agregat halus dan agregat kasar dengan air dalam suatu adukan, seperti adukan beton atau plesteran. Pada ’tempat penulis kerja praktek’, kontraktor membuat berita acara untuk persetujuan pemakaian tipe atau merk semen yang digunakan dan tidak boleh merubah tipe atau merk tanpa alasan yang kuat dan khusus serta persetujuan dari pihak konsultan Menajemen Konstruksi (MK). Semen yang digunakan adalah semen Holcim. Untuk keperluan pembuatan campuran beton, semen harus memenuhi syarat-syarat sesuai dengan standar Normalisasi Indonesia   (NI)-8 sebagai berikut.klik disini
  1. Waktu pengikatan awal untuk segala jenis semen tidak boleh kurang dari 1 jam (60 menit).
  2. Pengikatan awal semen normal 60 – 120 menit.
  3. Air yang digunakan memenuhi syarat air minum, yaitu bersih dari zat organis yang dapat mempengaruhi proses pengikatan awal.
  4. Suhu ruangan 23° C. 
Peralatan Pengujian :
a.        Saringan no.100, saringan no.200, dan PAN sesuai menurut standar ASTM.
b.      Neraca analitik kapasitas maksimum 2000 gram dengan ketelitian 0,1
c.        Kuas dengan ukuran tangkai dan bulu kuas yang sesuai untuk keperluan ini.

Bahan Uji :
Contoh Semen Portland sebanyak 50 gram. klik disini

Prosedur Pelaksanaan :
a.       Benda uji semen dimasukkan ke dalam saringan no.100 yang terletak di atas saringan no.200 dan dipasang PAN di bawahnya.
b.      Saringan digoyangkan perlahan-lahan, sehingga bagian benda uji yang tertahan kelihatan bebas dari partikel-partikel halus (pekerjaan ini dilakukan antara 3 sampai 4 menit).
c.       Kemudian saringan ditutup dan PAN dilepaskan, saringan diketok perlahan-lahan dengan tangkai kuas sampai abu yang menempel terlepas dari saringan.
d.      Sisi bagian bawah saringan dibersihkan dengan kuas, PAN dikosongkan dan dibersihkan dengan kain kemudian dipasang kembali.
e.       Kemudian saringan ditutup dengan hati-hati, bila ada partikel kasar yang menempel pada tutup maka dikembalikan ke saringan.
f.       Dilanjutkan penyaringan dengan menggoyang-goyangkan saringan perlahan-lahan selama 9 menit.
g.      Saringan ditutup, penyaringan dilanjutkan selama 1 menit dengan cara menggerakkan saringan ke depan dan ke belakang dengan posisi sedikit dimiringkan. Kecepatan gerakan kira-kira 150 kali permenit, setiap 25 kali gerakan putar saringan kira-kira 60°. Pekerjaan ini dilakukan di atas kertas putih, bila ada partikel yang keluar dari saringan atau PAN maka akan tertampung di atas kertas, kembalikan ke dalam saringan. Pekerjaan dihentikan setelah banda uji tidak lebih dari 0,05 gram lewat saringan dalam waktu penyaringan selama 1 menit.

h.      Timbanglah Benda uji yang tertahan di atas masing-masing saringan No. 100 dan No. 200 kemudian hitung dan nyatakan dalam prosentase berat terhadap benda uji semula. klik disini

Perhitungan

 

 Kehalusan (F) = (A/B) x 100%

Dimana    :       F =  Kehalusan Semen Portland
                        A = Berat Benda uji yang tertahan di atas masing-masing saringan No.100 dan No.200
                        B = Berat Benda uji semula.

·                                Saringan no.100
F = 0,00 : 50,00 x 100,0 % = 0,00 %

·                                Saringan no.200
F = 4,30 : 50,00 x 100,00 % = 8,60 %
·                                PAN
F = 100,00 %

Pelaporan Hasil Pengujian :

              Tabel 1. Data Pengujian Kehalusan Semen Portland

Nomor Saringan
Tertahan (gram)
Kehalusan
Individu
Komulatif
%
No. 100
0,00
0,00
0,00
No. 200
4,30
4,30
8,60
Pan
45,7
50,00
100.00
Jumlah
50,00





Kesimpulan :

Dari hasil percobaan di atas didapat data-data yang telah memenuhi syarat yang sesuai dengan standart ketetapan kehalusan semen portland. Benda uji memenuhi syarat kehalusan 0% tertahan diatas saringan No. 100 dan pada saringan no. 200 menunjukkan kehalusan sebesar 8,60 % (maksimal 22% yang tertahan diatas saringan no. 200)
klik disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar